Mahluk hidup dapat dibedakan dari benda mati, karena mahluk hidup memiliki ciri:
1. Mampu bergerak aktif
2. Mampu melakukan metabolisme
3. Mampu bereproduksi
4. Mampu menanggapi rangsangan yang datang.
|
|
Browse » Home »
Posts filed under Biologi
Saturday, February 15, 2014Perbedaan Benda Hidup dan Benda MatiMahluk hidup dapat dibedakan dari benda mati, karena mahluk hidup memiliki ciri: 1. Mampu bergerak aktif 2. Mampu melakukan metabolisme 3. Mampu bereproduksi 4. Mampu menanggapi rangsangan yang datang. Penggunaan Variabel KontrolPenggunaan variabel kontrol memungkinkan peneliti dapat menjelaskan efek dari suatu faktor yang terjadi sehingga dapat memperkecil kesalahan dalam percobaan. Thursday, February 13, 2014Dasar Mengambil HipotesisHipotesis didasarkan atas data hasil observasi. untuk membuat observasi yang baik maka kita harus mengumpulkan data dengan cermat. Proses Produksi ATP
ATP dihasilkan dari organel:
Baca Selengkapnya ...
a. Kloroplas ketika reaksi terang dalam fotosintesis b. Mitokondria pada reaksi respirasi Kekuatan Kepala Spermatozoa
Kepala Spermatozoa mampu menembus ovum karena dilengkapi dengan badan golgi. Badan golgi bergerak ke bagian anterior sperma dan berbentuk struktur yang disebut akrosom yang memungkinkan penetrasi zona pelusida pada ovum.
Baca Selengkapnya ...
Tekanan Turgor dan Tekanan Osmosis
Tekanan Turgor berbanding terbalik dengan tekanan osmosis. Jika tekanan osmosis naik maka tekanan turgornya akan turun.
Baca Selengkapnya ...
Pembuktian Kebenaran Teori Biogenesis
Untuk membuktikan adanya biogenesis (bahwasanya mahluk hidup besasal dari mahluk hidup / bukan dari benda mati), Redi, Spallanzani dan Louis Pasteur melakukan eksperimen menggunakan dagomg dan air kaldu. Dengan air kaldu yang dimasukkan ke labu yang berleher angsa, dengan dilakukannya pembuktian ini, Louis Pasur berhasil menumbangkan paham teori abiogenesis yang disampaikan oleh Aristoteles.
Baca Selengkapnya ...
Teori Harold Urey
Teori Harold Urey adalah sebuah teori mengenai evolusi kimia, teori ini menyatakan bahwa kehidupan terbentuk dari reaksi kimia gas (CH4, NH3, H2O dan H2) yang ada pada atmosfer pada masa purba kala.
Baca Selengkapnya ...
Wednesday, February 12, 2014Penyebab Penyakit KustaPenyebab penyakit kusta adalah bakteri mycobacterium lepra; Ilmu yang mempelajari tentang semua aspek mengenai bakteri disebut dengan bakteriologi Tuesday, August 13, 2013Efek Dari Topografi Yang BerbedaTopografi yang berbeda menyebabkan perbedaan penerimaan intensitas cahaya, kelembaban, tekanan udara, dan suhu udara, sehingga topografi dapat menggambarkan distribusi makhluk hidup. Faktor Yang Mempengaruhi HipertrofiBeberapa faktor biologis seperti umur dan nutrisi bisa mempengaruhi hipertrofi otot. Selama lelaki dalam pubertas, hipertrofi terjadi pada kecepatan yang meningkat. Hipertrofi alami normalnya berhenti pada pertumbuhan maksimal pada remaja akhir. Hipertrofi otot bisa ditingkatkan melalui latihan kekuatan dan latihan anaerobik yang berintensitas tinggi serta berdurasi pendek lainnya. Latihan anaerobik yang berdurasi panjang, berintensitas rendah secara umum tidak menghasilkan hipertrofi jaringan yang efektif; malah, atlet daya tahan meningkatkan penyimpanan lemak dan karbohidrat dalam otot, seperti neovaskularisasi. Pada dasarnya perlu suplai asam amino yang cukup untuk menghasilkan hipertrofi otot. Pengertian Hipertrofi OtotHipertrofi otot adalah peningkatan ukuran dari sel-sel otot. Ini berbeda dari hiperplasia otot, yang adalah pembentukan sel-sel otot baru. Faktor Penyebaran Flora dan Fauna
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Reaksi Urea-FormaldehidKatalisPenggunaan katalis pada suatu reaksi akan meningkatkan laju reaksi tersebut. Begitu juga yang terjadi pada reaksi urea-formaldehid ini. Laju reaksinya akan meningkat jika digunakan katalis. Katalis yang diguanakan pada percobaan ini adalah NH4OH karena reaksi ini berlangsung pada kondisi basa. TemperaturKenaikan temperatur selalu mengakibatkan peningkatan laju suatu reaksi. Namun, kenaikan temperatur ini dapat mempengaruhi jumlah produk yang terbentuk, bergantung pada jenis reaksi tersebut (eksoterm atau endoterm). Oleh karena itu, diperlukan suatu optimasi untuk mencapai hasil yang diinginkan. Kenaikan temparatur juga dapat menurunkan berat molekul (Mr) resin urea-formaldehid. Hal tersebut dikarenakan adanya pembentukan pusat-pusat aktif yang baru, sehingga memperkecil ukuran molekul resin. Waktu ReaksiJumlah dan sifat produk yang dihasilkan dari suatu reaksi juga dipengaruhi oleh waktu reaksi. Makin lama waktu reaksi, jumlah produk yang dihasilkan makin banyak akibatnya, resin yang dihasilkan akan berkadar tinggi dan memiliki Mr tinggi. Faktor Yang Mempengaruhi Rasa TakutFaktor-faktor yang mempengaruhi ketakutan seseorang adalah sebagai berikut : Jumlah XJumlah eksistensi manusia terhadap manusia lain akan mempengaruhi tingkat ketakutan seseorang. Semakin banyak manusia, maka semakin kecil pula tingkat ketakutan yang dihadapi. Feeling (Perasaan)Perasaan seseorang akan mempengaruhi tingkat ketakutan yang dialami. Semakin besar tingkat keberanian seseorang maka akan semakin kecil pula tingkat ketakutannya. Faktor XFaktor X bisa diartikan penyebab ketakutan yang dialami, seperti bencana, cuaca, kecelakaan, kegelapan ,phobia lainnya. Semakin besar faktor x yang dihadapi maka akan semakin besar tingkat ketakutan yang dialami. SuaraSuara juga berpengaruh terhadap ketakutan seseorang, bisa diambil contoh ketika seseorang yang sendirian berada dalam hutan dia akan menyalakan sumber suara untuk bisa menemaninnya seperti : mp3,radio,dll. Atau bisa diambil contoh lain ketika seseorang yang sendirian berada dalam ruangan gelap maka dia akan bernyanyi-nyanyi atau berteriak-teriak untuk menyatakan bahwa dirinya eksis. Monday, August 12, 2013Kelembapan Lingkungan Hidup BakteriBakteri dapat tumbuh dengan baik pada lingkungan yang lembap. Jika keadaan lingkungan menjadi kering, kegiatan Materi Referensi: Suhu Optimum Bakteri Bakteri psikrofil, mesofil, termofil – ContohBerdasarkan suhu optimumnya, bakteri dibedakan menjadi tiga kelompok. 2) Bakteri mesofil, dapat tumbuh pada suhu 25° – 37°C dengan suhu optimum 32°C. Umumnya bakteri jenis ini 3) Bakteri termofil, dapat tumbuh pada daerah yang suhunya tinggi, lebih dari 40°C. Temperatur optimumnya Materi Referensi: Bakteri Anaerob Fakultatif – Lingkungan, ContohBakteri anaerob fakultatif dapat tumbuh dengan baik pada lingkungan dengan konsentrasi oksigen yang rendah. Oksigen tidak diperlukan dalam pembentukan energi, tetapi dapat memacu proses metabolisme, sehingga keberadaan sedikit oksigen mengakibatkan proses respirasi lebih efisien dibandingkan keadaan anaerob. Contohnya adalah Streptococcus pneumoniae, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus. Materi Referensi: Bakteri anaerob obligat – Lingkungan, Respirasi, ContohBakteri anaerob obligat tidak memerlukan oksigen bebas untuk melangsungkan proses respirasi. Bakteri ini hanya dapat tumbuh di tempat yang tidak mengandung oksigen bebas. Untuk respirasinya, bakteri jenis ini mempunyai enzim tertentu yang spesifik guna memecah bahan organik (menghasilkan energi) dalam keadaan anarob. Contoh bakteri anaerob obligat adalah Clostridium tetani, Methanobacterium, dan Bacteroides. Materi Referensi: Pengertian Bakteri aerob obligat – Lingkungan, ContohBakteri aerob obligat memerlukan oksigen bebas dalam proses respirasi. Bakteri ini hanya dapat tumbuh di tempat yang cukup tersedia oksigen. Oksigen diperlukan untuk memecah bahan organik (zat makanan) sehingga diperoleh energi. Bakteri jenis ini menyukai tempat hidup yang dapat berhubungan dengan udara bebas. Contohnya adalah Bacillus substilis, Pseudomonas aeruginosa, Mycobacterium tuberculosis, dan Thiobacillus ferooxidans. Materi Referensi:
Subscribe to:
Posts (Atom)
Popular Posts
Profil Penulis Blog Ini
Penulis merupakan mahasiswa aktif Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dan Merupakan Anggota dari komunitas IloveAceh --> @iloveaceh
Hubungi Kami Di Sini
Copyright © Pengertian - Materi Belajar Online Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger |